
Secara administratif,
Pantai Lampuuk berada di Kecamatan Lhoknga, sehingga sebenarnya sedikit ambigu
membedakan antara Pantai Lampuuk dan Pantai Lhoknga. Akan tetapi, umumnya
orang-orang disana memberi sebutan 'Pantai Lhoknga' untuk daerah di belakang
Lapangan Golf Lhoknga hingga ke taman tepi laut setelah Komplek Pabrik Semen
Andalas.
Adapun sebutan Pantai Lampuuk dikhususkan untuk ruas pantai yang membentang
dari Babah Satu hingga Babah Empat. Meskipun posisi kedua pantai ini
berdekatan, tetapi keduanya memiliki keunggulan masing-masing.
Jika kini pantai Lampuuk identik dengan rekreasi Banana Boat dan kuliner ikan
bakarnya, maka Pantai Lhoknga lebih dikenal dengan lapangan Golf, aktivitas
Surfing dan memancing. Khusus untuk selancar, ombak Pantai Lhoknga yang besar
dan garang telah terkenal di kalangan komunitas selancar internasional.
Umumnya, para peselancar mengenal ada dua tipe ombak berbeda di bulan-bulan
tertentu di Lampuuk. Bulan Juni hingga November di saat musim angin Barat
terkenal dengan ombak pantainya (beach break), sedangkan di bulan Desember
hingga Mei saat angin Timur berhembus terkenal dengan ombak karangnya (reef
break).
Para peselancar pun mengenal ada lima titik ombak yang bisa dinaiki peselancar
di Lampuuk. Yang pertama adalah 'Left Hander Point', yaitu ombak kiri yang
berjarak 300 meter dari bibir pantai yang amat cocok bagi mereka yang baru
mengenal selancar.
Kedua adalah 'Cemara Right Point', yaitu ombak kanan berjarak sekitar 300 meter
dari pantai. Kedua titik ini menjadi titik favorit bagi para peselancar asal
Negeri Sakura Jepang.
Selanjutnya, 'Peak Point' yaitu ombak kanan dan kiri yang berjarak 300 meter
dari pantai. Arusnya yang kuat membuat para peselancar harus lebih berhati-hati
disini.
Seorang peselancar lokal yang tewas ketika Tsunami 2004 bernama Suri diabadikan
menjadi nama titik keempat, yaitu 'Suri Point' yang berjarak 200 meter dari
pantai. Semasa hidupnya, Suri adalah spesialis di titik ini. Terakhir, 'Out
Side Right Hander' yaitu Ombak kanan yang berjarak 500 meter dari pantai yang
memiliki arus kuat dan berbahaya.
Pantai dengan jarak kurang lebih 22 kilometer dari Banda Aceh ini juga menjadi
spot yang bagus untuk menikmati matahari terbenam. Suasana sore hari di Lhoknga
terasa lebih sunyi dan damai.
Untuk Anda yang baru menjadi pengantin baru dan ingin mencari tempat untuk
berbulan madu, Pantai Lhoknga bisa menjadi alternatif mencari tempat yang
romantis. Berada di pantai ini sambil ditemani angin laut di sore hari dan
cahaya langit yang mulai temaram membuat suasana terasa romantis.