Label

Jumat, 11 April 2014

Coretan kecil diujung Tinta {:Cn}



Di bawah naungan langit pagi
Duduk bersandar di kesendirian hati
Menulis kata pada sebuah diary
Sambil menahan, meredam emosi

Rasaya...
Inginku berteriak !
Wahai Mentari, bakarlah semua perih dalam hati
Hempaskan ia ke dalam bumi
Agarnya tak kembali menghantam segala sisi

Inginku menangis !
Agar semua mengerti kepayahanku
Memperlihatkan bagaimana hati ini berusaha untuk bertahan
Tapi apa daya ?
Nyaliku tak sekokoh inginku
Terlanjur mengering sebelum meluap

Pikir boleh banyak kata
Tapi lisan tak sanggup berkata
Hanya dalam tulisan aku sampaikan
Walau tak mengerti meski sebagian
Biarlah waktu yang memberi jawaban

Narasi Pemimpin Muda untuk Indonesia {:cn}



Gelap
Jelang fajar yang berfijar terang
Saat embun meninggalkan dedaunan
Dalam hiruk pikuk shubuh yang mengejar senja
Engkau diam dalam zikir dan pikir
Mengeja
Menghitung
Membaca sebuah narasi bangsa
Mengalir dari titik nadir
Membuat detak jantungmu berdesir
Apakah engkau akan sampai disana?
Menuju Jejak- jejak perjalanan keabadian
Bernama kesetiaan dalam kedigdayaan bangsa

Engkau membaca
Nafak tilas tiga setengah abad
dan kejayaan masa lalu
Harumnya nama bangsamu
Dalam titah raja-raja
Samudera Pasai, Sriwijaya hingga Majapahit
Engkau dengar kisah
Sang pelopor
Sang pejuang
Sang Pencerah
Sang Pendiri bangsa
Yang meski seiring sejalan bergandengan tangan
Menjinakkan ego yang berpetualang dalam keragaman perbedaaan yang harus satu
Bhinneka Tunggal ika
Demi nusantara yang berdiri tegak diantara bangsa-bangsa dunia
Setelah terseok sekian lama dalam penjajahan yang merajalela

Wahai Pemimpin muda bangsa
Hari ini engkau harus lunasi janjimu
Dalam sebuah narasi Indonesia Jaya hingga titik tanpa koma
Narasi tentang kesetiaan, cinta dan baktimu pada negeri
yang mengalir dalam denyut nadi dan darahmu
Membayangkan senyum anak-anak bangsa yang unggul sejahtera
Menuju masa depan gemilang, cemerlang membentang
Di negeri Khatulistiwa

Wahai engkau sang pejuang
Pemimpin muda masa depan bangsa
Rakyat menunggumu didepan mengambil estafet kepemimpinan
Yang harus kau rekonstruksi ulang
Eja ulang dua dinding bathinmu
Eja rasa dan asamu
Rasa cinta baktimu pada negeri ibu pertiwi
Asa semangat juangmu yang menggelora
tertempa tak berhenti
Sanggupkah Engkau menjadi calon pemimpin bangsa terpilih
Dinegeri ini

Bacalah sebaris narasi
Engkau mengerti tentang sejarahmu sebagai anak negeri
Karena Engkau terlahir dari rahim
keberanian, kesetiaan, pengorbanan dan harapan
Jangan engkau diam dalam kelam
Terlena mencari kata kunci
Bacalah sandi
Pecahkan teka-teki sebuah narasi

Pemimpinku
Hari ini engkau harus lunasi janji
Membangun sebuah narasi Indonesia menuju harapan baru
Narasi tentang kesetiaan, cinta dan baktimu pada negeri
Semoga mengalir dalam denyut nadi dan darahmu
Menuju Indonesia abadi

Lentera Hati (-_-) {by:Cn}


Ketika bintang masih bisa tersenyum
menyelimuti langit yang gelap
padahal entah mengapa
mereka dapat tetap menjaga malam
meski mungkin tak secerah langit siang

Ternyata mereka ikhlas dan tulus
menjadi lentera yang memayungi semua mimpi setiap insan dalam istirahatnya

Andai saja setiap hati manusia
memiliki bintang yang mampu menjadi penyangga
ketika hati sedang diselimuti pekatnya hitam karena ketidaktahuannya

Meski hanya satu bintang
ketika dia bisa bertahan tak jarang menjadi pembawa keindahan yang nyata

Bintang kecil itu
seperti air ketika melepas dahaga
bintang kecil itu
seperti kasih yang tak pernah lusuh

Senin, 07 April 2014

Lirik Lagu Indonesia Jaya ' {By:CN}


Indonesia Jaya !!!!!

Indonesia tanah kelahiranku
yang indah permai kebanggaanku
disini ku berdiri
ikrarkan janji olehmu negeriku
suci nan abadi

negeri jayalah bangsaku slalu
engkaulah yang kucinta
segenggam harapan sejuta mimpi
ingin ku abdikan padamu negriku

adil makmur untukmu Indonesia
jayalah negriku bangkitlah bangsaku
angkatlah panjimu satukanlah mimpimu
yang tak akan padam menggapai cita
adil dan makmur sejahtera indonesia

jayalah negriku bangkitlah bangsaku
angkatlah panjimu satukanlah mimpimu
yang tak akan padam menggapai cita
adil dan makmur sejahtera Indonesia

jayalah negriku bangkitlah bangsaku
angkatlah panjimu satukanlah mimpimu
yang tak akan padam menggapai cita
adil dan makmur sejahtera Indonesia

Jumat, 04 April 2014

BACA !! Rakyat Bersuara !!! ~ (cn)

  • Rangkuman Suara Rakyat

     

    Yth, Ibu Megawati Soekarnoputri
    Semoga Rakyat Tidak Gampang Lupa, saat:


    1. Dulu kau jual satelit negara kami ke Singapura melalui jualan Indosat dengan murah, Sehingga kita dimata-matai negara tetangga ! #SudahLupa ?!?

    2. Dulu kau jual aset-aset
    kami yang dikelola BPPN dengan murah (hanya 30%nilainya) ke Asing, dapat
    komisi berapa tuh ! #Sudah Lupa ?!?

    3. Dulu kau jual kapal tanker
    VLCC milik Pertamina lalu Pertamina kau paksa sewa kapal VLCC dengan mahal,
    Untung berapa kau dan rugi
    berapa kami ! Sudah #Lupa ?!?

    4. Dulu kau jual gas Tangguh
    dengan murah (banting harga) ke China (hanya $3 per mmbtu),lalu sekarang kau teriak-teriak selamatkan Migas !
    #SudahkahLupa ?!?

    5. Dulu kau buat UU
    Outsourching yang merugikan kaum buruh wong cilik, Sekarang kau koar-koar atas nama buruh wong cilik !
    #MenolakLupa

     
    6. Dulu kau berikan SP3 dan
    SKL, Release dan discharge untuk bandit-bandit dan Rampok BLBI pencuri uang rakyat !
    #SemogaRakyatTidakLupa

     
    7. Sekarang, Kau ngomong
    lagi soal nasionalisme, Setelah kader-kader kau banyak yang korup !
    #Susah Lupa

    8. Dan sekarang, Untuk
    mengkatrol suaramu yang
    terpuruk, Kini kau umpankan Si "Kotak-Kotak" !
    #Pura2 Lupa ?!?

    9. Dulu kau berhutang
    Triliunan rupiah hanya untuk menyelamatkan
    bandit-bandit perampok Negara, Sekarang kau juga didukung bandit-bandit untuk naikkan #Capres bonekamu.

    10. Dulu kau ngambek karena tidak menang lawan SBY, Sekarang kau jumawa dan sombong meski belum menang, #Lupa juga?

    11. Dulu kau lupakan korban
    27 Juli yang tewas dan terluka tidak lain adalah kader-kader Moncong Putihmu, Setelah itu kau berkoalisi bersama orang yang menjadi salah satu aktornya. Dan kini kau
    ungkit-ungkit lagi dosa orang tersebut?
    #Lupa?

    12. Ada yang ketinggalan tuh, Soekarno Merebut Papua Barat, Soeharto Merebut Timor-Timor, Kau #MELEPAS Pulau Sipadan dan Ligitan

    13. Dan yang paling membuat kami sakit Hati adalah, Kau jual ke 60 cukong demi. Si banteng kotak-kotak


Rabu, 02 April 2014

Sesaat dilanda Kesedihan :'( (By:CN)



SANGKAKU MAWAR YANG SELALU MEKAR TERNYATA KAKTUS YANG BERDURI :(

Saat jiwa dan ragaku seakan terbang tinggi’tinggi dan tinggi hingga menggapai bintang , dan saat dimana aku hampir menggapainya’ seakan ia hempaskanku kembali dan aku terjerat hingga ke dasar samudra terdalam :’(
Aku pupus :’( seakan hilang harapan . Cacimaki dengan nada tinggi membuatku bungkam dan tak berdaya , sungguh semua diluar naskah skenario yang ada dalam fikiranku.
Beberapa detik terlintas dalam benak dan naluriku , Pantaskah ini ?
Aku yang lemah dan rapuh, aku yang saat ini terombang ambing dalam gelombang terbawa ombak bersama pasir-pasir yang menggelutiku :’(
Dunia terasa gelap’ banyak lampu yang menerangiku namun tak satupun yang membuatku berdiri kokoh kembali seperti sediakala ’ semua rasa sirna sudah’ doa dan harapan hilang begitu saja .
Sungguh aku terpuruk , sekujur tubuhku terasa kaku , nafas berdesah tak menentu , jantung gugup tak berdetak , darah seakan berhenti mengalir. Ingin ku berteriak ‘ hingga seluruh penghuni di jagad raya ini tau saat ini jiwaragaku rapuh serapuh rapuhnya’ ingin kulontarkan secerca sirna yg terselimuti debu kemudian kugantikan dengan cahaya yang menuntunku ke titik terang’ tapi tak semudah membalikkan telapak tangan ‘ Usai , Aku hancur :’(
Satu April, 21.07 ‘ derajat sama layaknya binatang  !!